Tamu Kami
Kami memiliki 2 tamu online
Waktu Shalat
Masehi - Hijriah
Konversi Tanggal
Masehi ke Hijriah
Hijriah ke Masehi
Tanggal: Bulan: Tahun:
Arsip
Share and Bookmark
Facebook MySpace Twitter Digg Delicious Stumbleupon Google Bookmarks RSS Feed 
Pencarian
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini31
mod_vvisit_counterKemarin63
mod_vvisit_counterMinggu ini31
mod_vvisit_counterMinggu lalu478
mod_vvisit_counterBulan ini344
mod_vvisit_counterBulan lalu2156
mod_vvisit_counterTotal22930

Online (20 menit lalu): 1
Your IP: 38.107.191.109
,
Today: Sep 05, 2010

postheadericon Bahaya Botol AMDK

 

Botol AquaBotol dan gelas air minum dalam kemasan (AMDK) sering kembali digunakan. Bahkan, botol atau gelas itu dipakai berulang-ulang. Padahal sebenarnya, kemasan tersebut hanya untuk sekali pakai.

“Ada standar kesehatan yang harus dipenuhi produsen AMDK. Standar ini bertujuan meminimalkan bakteri yang ada di dalam kemasan.” kata ahli gizi RSU dr Soetomo Surabaya Fx Wahyurin Mitano SKM. Kalau segelnya sudah dibuka, hendaknya botol tidak dipakai lagi. Sebab, AMDK dibuat dari bahan polyethylene terephthalate atau PET yang mengandung karsinogen (penyebab kanker). Zat itu membahayakan kesehatan tubuh bila terminum. Melalui serangkaian standar sterilisasi botol, saat masih tersegel, zat tersebut bersifat tidak aktif. “Jumlah bakteri yang ada dalam AMDK pun dipastikan tak melampaui ambang batas toleransi,” ujarnya.


Namun jangan salah botol air minum bukan hanya bisa dibuat dengan PET, tapi juga dengan PVC (Poly Vinyl Chloride), dah ini jauh lebih berbahaya karena bisa menimbulkan hujan asam bila dibakar. Bahkan PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Perubahan penggunaan PVC ke PET sebenarnya sudah dimulai tahun 1988. Semoga saja sekarang tidak ada lagi perusahaan yang menggunakan PVC.

Penggunaan botol atau gelas AMDK berulang membuat karsinogen tersebut larut dalam air yang kita minum. Terutama bila dilakukan dalam jangka panjang.

Jika memang terpaksa menggunakan lagi botol atau gelas minuman kemasan perlu dicuci dengan sabun yang mengandung disninfektan atau antikuman. Sabun cuci untuk perabot rumah tangga sudah memenuhi standar ini.

Sebaiknya botol yang belum kering setelah dicuci tak digunakan. Sebab, botol yang lembab memungkinkan jamur tumbuh subur. Selain itu, setelah kering botol segera ditutup kembali. Kemasan AMDK yang sudah berubah warna sebaiknya dibuang. elarutan warna menujukkan adanya reaksi kimiawi.

Jadi kalau memang ingin menggunakan kemasan yang dipakai berulang, lebih aman menggunakan botol kaca atau kemasan plastik yang kedap udara. Memang lebih mahal, tapi bahannya lebih aman dan lebih mudah dibersihkan.

Kalau bicara soal Air Minum Dalam Kemasan, apalagi kalau bukan AQUA. Merk ini begitu melekat di benak masyarakat kita. Bahkan kalau beli Air Minum sekalipun, selalu bilang “Pak, beli AQUAnya satu”. Meskipun yang dibeli bukan AQUA. Merk dagang AQUA memang powerfull. So, saya coba ambil contoh plastik yang digunakan perusahaan air mineral terbesar di Indonesia itu.

• Kemasan sekali pakai terdiri atas:

- Botol PET (Poly Ethelene Terephthalate) :

1500 ml, 625 ml, 600 ml, 330 ml

- Gelas plastik PP (Poly Propelene) :

240 ml

Karena itu sebaiknya anda menggunakannya sekali saja. Dan agar tidak dipakai untuk pemalsuan produk. Rusak saja kemasannya.

Karena bahannya karsinogen yang ditengari dapat menyebabkan kanker. Tapi sayangnya masih banyak yang belum tau bentuk kanker itu seperti apa sih?

Berikut ini salah satu contoh bentuk kanker pada lidah. Gambar A sebelum dilakukan operasi. Gambar B setelah dilakukan operasi.

Belum puas??

Saya tampilkan yang lebih nyata. Kelihatan dari luar. Rick Bender

Mantan pemain baseball Rick Bender, dia berhasil bertahan dari kanker yang disebabkan karena kebiasaannya mengunyah tembakau. Dia harus rela kehilangan sebagian lidah dan rahangnya akibat operasi.

Semua hal diatas dilakukan karena memang tidak ada cara lain untuk mengobati kanker selain mengambilnya secara keseluruhan.

Mungkin dua contoh diatas merupakan contoh ang masih bisa ditolong. Namun itupun sebenarnya masih tetap harus dipantau dan dikontrol oleh dokternya.

Jika bernasib buruk. Penderita kanker bukan hanya kehilangan lidah atau rahangnya, tapi bisa lebih dari itu.

Karena itu STOP sekarang juga pemakaian berulang botol kemasan plastik.!!

Penulis: Agam Rosyidi
Sumber : http://rosyidi.com/jangan-gunakan-botol-aqua-berkali-kali/

 

 

Botol Air Minum tidak berbahaya walau dipakai berulang-ulang, benarkah??

Kita sering mendengar kata-kata itu. Larangan dari orang-orang disekitar saya pun banyak saat mereka melihat saya membawa air minum dalam botol AQUA ( sebut merk dikit ) yang sudah habis pakai.

Kemudian saya mulai googling. Benarkah? Sampai seberapa besar bahayanya?

Akhirnya saya menemukan beberapa referensi berikut.

 

Sebelum tahun 2009

Dari beberapa artikel yang saya baca sebelum tahun 2009, dapat disimpulkan bahwa botol Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK ) tidak dapat dipakai berulang-ulang karena dapat mengakibatkan munculnya sel  kanker. Alasannya AMDK dibuat dari bahan  polyethylene terephthalate ( PET ) yang mengandung karsinogen penyebab kanker. Melalui satu set langkah sterilisasi dapat dihasilkan kondisi bahwa  saat masih tersegel, zat tersebut tidak aktif, tetapi setelah segel dibuka, maka zat karsinogen tersebut dapat bermigrasi dan bercampur dengan air yang akan kita minum.

Apabila terpaksa botol tersebut harus digunakan lagi, maka botol harus dicuci dengan sabun yang mengandung disinfektan dan ketika akan dipakai, botol harus benar-benar kering kemudian langsung ditutup untuk mencegah masuknya kembali bakteri luar ke dalam botol.

Akan tetapi, hal ini dilakukan dalam hal mendesak. Lebih baik digunakan botol kaca.

 

Pada tahun 2009

Pada tahun 2009 ini saya menemukan referensi baru yang menyatakan bahwa pemakaian berulang botol PET diperbolehkan sepanjang botol PET tersebut belum pernah dipakai untuk wadah bahan berbahaya lain, serta prosedur sanitasi yang baik telah dilakukan sebelum pemakaian ulang botol PET tersebut dilakukan, karena botol PET yang pernah dipakai kemungkinan besar akan tercemar dengan mikroba. ( US CFR 21 part 177.1630 )

Yang perlu diperhatikan justru tutup botolnya. Bahan yang digunakan adalah HDPE yang umumnya diberi bermacam-macam warna dan tidak tembus pandang. Masih diragukan bahan aditif dan bahan pewarna lain yang digunakan. Oleh karena itu, hindari kontak langsung antara air minum dengan tutup botolnya dalam keadaan panas

 

JENIS-JENIS PLASTIK KEMASAN

Jenis-jenis plastik yang digunakan dapat dilihat dari lambang yang ada pada kemasan atau tutupnya. Berikut merupakan bermacam-macam lambang yang sering ditemukan:

Jenis Kemasan plastik yang aman :

Kode No. 1 : Polyethylene terephthalate (PET atau PETE)

Kode No. 2 : High density polyethylene (HDPE)

Kode No. 4 : Low density polyethylene (LDPE)

Kode No. 5 : Polypropylene (PP)

 

Jenis kemasan plastik yang tidak aman :

Kode No. 3 : Polyvinyl chloride (PVC atau V)

Kode No. 6 : Polystyrene (PS)

Kode No. 7 : Polycarbonate, yang mengandung  zat aditif  Bisphenol-A  yang dapat ber-migrasi ke makanan dan minuman, sehingga dapat membahayakan kesehatan manusia penggunanya.

Ini adalah referensi yang saya temukan di internet. Apakah ini benar ? mungkin bisa menjadi PR buat para peneliti kita. Mana hasil yang benar dan  valid.


Penulis: Zahravia
Sumber: http://zahravia.blog.uns.ac.id/2009/06/26/botol-air-minum-tidak-berbahaya-walau-dipakai-berulang-ulang-benarkah/

 

Komentar (0)
Tulis Komentar
Data detil anda:
Gravatar enabled
Komentar:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Masukkan kode anti-spam yang terbaca dalam gambar.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."