Tamu Kami
Kami memiliki 1 tamu online
Waktu Shalat
Masehi - Hijriah
Konversi Tanggal
Masehi ke Hijriah
Hijriah ke Masehi
Tanggal: Bulan: Tahun:
Arsip
Share and Bookmark
Facebook MySpace Twitter Digg Delicious Stumbleupon Google Bookmarks RSS Feed 
Pencarian
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini27
mod_vvisit_counterKemarin63
mod_vvisit_counterMinggu ini27
mod_vvisit_counterMinggu lalu478
mod_vvisit_counterBulan ini340
mod_vvisit_counterBulan lalu2156
mod_vvisit_counterTotal22926

Online (20 menit lalu): 4
Your IP: 38.107.191.108
,
Today: Sep 05, 2010

postheadericon Hikmah: Masuk Surga Karena Ilmu Nahwu

As-sibawaih yang memiliki nama asli Amr ibn Abbas adalah salah satu tokoh ulama yang menguasai berbagai disiplin ilmu terutama ilmu tata bahasa Arab yang dikenal dengan nama Nahwu. Beberapa hari setelah meninggalnya ulama yang dikenal sebagai orang yang tubuhnya mengeluarkan aroma buah apel ini, salah seorang sahabat beliau bermimpi bertemu dengannya yang tengah menikmati kemegahan di alamnya.
Sang Sahabat melihat Imam Sibawaih sedang memakai pakaian yang sangat mewah dengan hidangan beraneka warna disekitarnya serta dikelilingi oleh beberapa bidadari rupawan di sebuah tempat yang sangat indah mempesona.Sahabat itupun bertanya kepada Imam Sibawaih, gerangan apa yang membuatnya menerima kemulyaan begitu rupa.

Imam Sibawaih kemudian menceritakan pengalamannya ketika ditanya oleh malaikat di dalam kubur.
Ketika malaikat sudah menanyakan pertanyaan-pertanyaan kubur yang seluruhnya dapat dijawab dengan baik, malaikat bertanya kepadanya :
“Tahukah anda, perbuatan apa yang telah membuat anda bisa menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan kami tadi?”
“Apakah karena ibadah saya?” Imam Sibawaih mencoba menebak.
“Bukan itu!” kata Malaikat.
“Apakah karena ilmu saya?”
“Bukan itu!”
“Apakah karena karangan-karangan saya?”
“Bukan!”
”Berbagai jawaban yang diberikan oleh Imam Sibawaih tidak ada yang dibenarkan oleh Malaikat.
Hingga akhirnya Imam Sibawaih menyerah karena tidak mengetahui jawaban sebenarnya.
“Allah SWT telah menyelamatkan anda sehingga anda dapat menjawab pertanyaan kubur dengan baik adalah karena pendapat anda yang menyatakan bahwa yang paling ma’rifat dari semua isim ma’rifat adalah lafazh jalalah”. Kata Malaikat menerangkan.

(Imam Asy-Syarwani dalam mukadimahnya Hawasyi Asy-Syarwani)
Sumber referensi  : Sidogiri.net ; NU-Online ; Iqbal1.wordpress.com

Komentar (1)
  • Bang Jhony  - Judulnya diganti dooongg...
    avatar
    Bagus ceritanya... mungkin lebih tepatnya kalo judulnya diganti, jangan "Humor". jika ditulis "humor" seakan-akan hal ini cuma sebagai bahan tertawaan saja.
    Saya yakin.. pengarang Al-Imam Asy-Syarwani, mencantumkan cerita ini karena penghormatan kepada Imam Sybawaeh dan kecintaannya kepada para orang-orang sholihin. Bagi para "Arifin" perjumpaan dengan mereka yang sudah meninggal bukanlah hal mustahil.. (silahkan buka "Ghaitsul Ibaad). :)
  • Jauhar Alby  - Syukran
    avatar
    Terima kasih perhatiannya. "Humor" yang ditulis kemarin, sebenarnya cerminan dari referensi, karena diambil dari buku "Humor Santri", namun mungkin dengan kata-kata yang baru akan lebih bermakna. Alhamdulillah, ada juga yang baca :)
Tulis Komentar
Data detil anda:
Gravatar enabled
Komentar:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Masukkan kode anti-spam yang terbaca dalam gambar.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."