SELAMAT DATANG DI PESANTREN KAMI

YAYASAN PERGURUAN ISLAM EL-NUR EL-KASYSYAF (YAPINK)

TAMBUN SELATAN - BEKASI

Selasa Juli 25, 2017
Beranda  //  Pendidikan Perguruan Tinggi (S1) Profil INISA
02
Jun 2012
Print
Email

Profil INISA

Ditulis oleh admin
Hits: 8790

inisa

Sekretariat: Jl. Sultan Hasanuddin No. 203 Tambun Selatan Bekasi
Telp/Fax: (021) 88323120
Tanggal Berdiri: 8 Maret 1985

 

PROFIL

Institut Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (INISA) adalah sebuah lembaga Perguruan Tinggi yang berdiri di atas tanah wakaf di Jln. Sultan Hasanuddin No. 203 Tambun Selatan – Bekasi 17511. Perguruan Tinggi ini merupakan salah satu bagian jenjang pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Islam el-Nur el-Kasysyaf (YAPINK) Tambun Selatan – Bekasi. INISA resmi didirikan pada tanggal 23 Sya’ban 1403 H, bertepatan dengan tanggal 5 Juni 1983. Peresmian dilakukan oleh Menteri Agama RI, yang diwakili oleh Direktur Penerangan Agama Islam Republik Indonesia, Drs. Effendy Zarkasyi.

Tujuan Pokok Pendirian INISA adalah:

    1. Membentuk sarjana Muslim yang bertaqwa kepada Allah swt. yang siap dan sanggup membela dan mempertahankan ajaran-ajaran Islam yang terkandung dalam Kitabullah Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw., berbudi luhur, sehat jasmani dan rohani.
    2. Membentuk sarjana Muslim yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi, kreatif, demokratis, berdedikasi, serta siap berjuang dan berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara untuk memperoleh ridla Allah swt. sebagai khalifatullah fil-ardl.

munaqasyah

 Foto bersama setelah munaqasyah skripsi mahasiswi INISA

 

Nama Shalahuddin Al-Ayyubi dikukuhkan sebagai nama perguruan tinggi ini adalah demi mengenang jasa-jasa seorang pahlawan besar di zamannya, yaitu Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi (th. 1138–1193 M), yang dengan gagah berani dan penuh arif bijaksana berhasil membentengi Islam dan ajarannya dari ancaman serbuan tentara salib yang tidak rela akan agama Allah tetap jaya di muka bumi, yang senantiasa ingin merubah sendi-sendinya sehingga tidak bisa tegak berkibar panji-panjinya. Maka dengan berdirinya INISA, diharapkan para mahasiswanya akan menjadi seorang yang kokoh dan kuat dalam pendirian serta teguh dalam memegang prinsip ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, tidak mudah goyah dalam membela kebenaran dan keadilan serta mampu berkiprah di tengah-tengah masyarakat yang sedang membangun menuju tercapainya cita-cita luhur bangsa Indonesia, mewarnai masyarakat dengan akhlaqul karimah dan sunnah Rasulullah saw. serta mampu menjabarkan arti dan makna Tri Darma Perguruan Tinggi dengan baik dan benar.

 

VISI

Menjadikan pendidikan bahasa dan sastra Arab sebagai jurusan unggulan yang dinamis dan produktif


MISI

    1. Memberikan Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Arab
    2. Membina dan mengembangkan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab sebagai bahasa keilmuan dan keagamaan
    3. Mengantarkan dan memajukan studi Islam di Insitut Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi yang berbasis kepada kemampuan bahasa Arab.


TUJUAN

    1. Menyiapkan lulusan yang mempunyai kualifikasi sebagai berikut:
    2. Menguasai Bahasa Arab secara aktif, baik lisan maupun tulisan
    3. Mampu menjadi tenaga pengajar Bahasa Arab secara profesional
    4. Ahli dalam meneliti dan mengembangkan ilmu Bahasa Arab
    5. Konsultan pengembangan pendidikan Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam lainnya.

 

STATUS

Sebagai lazimnya sebuah perguruan tinggi, maka persyaratan administrasi dipersiapkan dengan matang. Berdasarkan rekomendasi Bupati Kepala Daerah Tk. II Bekasi, H. Suko Martono, No. 151/Ks.411.5/IX/1985, diharapkan Institut Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (INISA) Tambun, dapat menampung lulusan sekolah lanjutan tingkat atas di Kabupaten Bekasi yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena INISA berada di daerah administratif Jawa Barat, maka untuk memperoleh izin operasionalnya harus dari Kopertais II Jawa Barat di Bandung. Dan karena di Kopertais ini pada saat tersebut belum dibuka fakultas-fakultas yang ada di INISA, dan setelah berkonsultasi dengan Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam Depag Pusat (saat ini Kemenag RI), Kopertais Wilayah II Jawa Barat dalam surat keputusannya No. 134/Kop/II/5/’85, melimpahkan pembinaan perguruan dan pengelolaan INISA kepada Kopertais Wilayah I Jakarta demi untuk kelancaran pembinaan perkuliahan di  INISA.

 

pelantikan cama

Pelantikan mahasiswa baru Fak. Adab, 2009, @Kebun Raya Cibodas Jabar
 

Berdasarkan pelimpahan pengelolaan tersebut, maka keluarlah keputusan Rektor IAIN Syarif Hidayatullah/Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah I Jakarta, No. 7 tahun 1986, tanggal 7 April 1986 tentang pemberian ijin operasional Fakultas Tarbiyah Jurusan Bahasa Arab dan Fakultas Adab Jurusan Bahasa dan Sastra Arab INISA, sehingga perguruan tinggi ini berstatus "Tercatat". Dengan demikian, hilanglah keraguan sementara pihak yang masih beranggapan bahwa berdirinya INISA adalah ilegal.

Kemudian pada tanggal 20 Desember 1986, tim peneliti IAIN mengadakan penelitian secara seksama dari berbagai bidang menyangkut masalah akademis. Dari hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa mutu ilmiah tingkat Bacaloreat kedua fakultas yang dikelola oleh INISA sudah sama dengan mutu ilmiah tingkat Bacaloreat fakultas sejenis di IAIN. Maka pada tanggal 17 Pebruari 1987, Rektor IAIN Jakarta/Koordinator PTAIS Wilayah I memberikan rekomendasi No. UM.0011.3/320/’87 tentang status "Terdaftar" untuk kedua fakultas tersebut, di mana rekomendasi ini merupakan persyaratan permohonan status "Terdaftar".

Maka berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No. 58/E/’87 tertanggal 25 Juli 1987, program sarjana muda fakultas Adab dan Tarbiyah mendapatkan status "Terdaftar". Dengan diperolehnya status "Terdaftar" tersebut, maka mahasiswa dari kedua fakultas tersebut berhak mengikuti ujian negara program sarjana muda. Untuk pertama kalinya, INISA meluluskan 4 orang sarjana muda. Namun kiranya, lulusan ini menjadi yang pertama dan terakhir kalinya, karena bersamaan dengan itu, program sarjana muda dinyatakan "ditutup" dan pembinaan selanjutnya dengam sistem strata satu (S1), maka para mahasiswa INISA dikonversikan mengikuti program ini.

 

pelantikan cami

Pelantikan mahasiswi baru Fak. Tarbiyah, 2009, @Taman Bunga Cibodas Jabar

 

Pada tanggal 1 Desember 1988, Menteri Agama RI memutuskan tentang penyesuaian jalur dan program pendidikan strata satu (S1) serta penataan kembali nama dan unit jurusan status "Terdaftar" pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 219 tahun 1988, program pendidikan INISA ikut menyesuaikan diri dari program sarjana muda menjadi Sarjana S1, yang konsekuensi logisnya bahwa mahasiswa INISA berhak mengikuti ujian negara program S1, dan juga menyandang gelar sarjana pada jurusan masing-masing.

Kemudian pada tanggal 7 Juni 1994, dikeluarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 152 tahun 1994 untuk perpanjangan status "Terdaftar" program sarjana (S1) Fakultas Adab Jurusan Sastra Arab dan Fakultas Tarbiyah Jurusan Bahasa Arab Institut Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (INISA). Dan pada tanggal 20 Desember 1999, status tersebut diperpanjang dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. E/363/1999.

INISA senantiasa berupaya untuk meningkatkan statusnya, maka pada tahun akademik 1420/1421 dibuka fakultas baru di bawah pengelolaannya, yaitu Fakultas Da’wah yang berlokasi di Cikarang. Dengan demikian, INISA telah mempunyai dua kampus, Kampus I di Tambun Selatan Bekasi, dan Kampus II di Cikarang.

Pada bulan Pebruari 2001, INISA mendaftarkan dua program studinya, yaitu Pogram Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah, ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dan pada tanggal 8 bulan Maret 2002, dengan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 002/BAN-PT/Ak-V/S1/III/2002, dan No. 015/BAN-PT/Ak-X/S1/VII/2007, Alhamdulillah kedua program studi tersebut berhasil mendapatkan peringkat  "terakreditasi" dan memperoleh nilai masing-masing 332 dengan peringkat "B". Dengan demikian, kedudukan INISA dengan kedua program studi tersebut telah menjadi setara dengan perguruan–perguruan tinggi lain yang telah memperoleh akreditasi, dan ijazah yang dikeluarkan mendapat pengakuan dari negara (Disamakan). []

 

Indonesian Arabic Dutch English French German Japanese

Login Anggota

Statistik Kunjungan

Hari ini16
Kemarin34
Minggu ini50
Bulan ini921
Total101086

Saat ini ada 30 tamu dan 0 anggota online

VCNT

Khazanah YAPINK

Arsip Posting