SELAMAT DATANG DI PESANTREN KAMI

YAYASAN PERGURUAN ISLAM EL-NUR EL-KASYSYAF (YAPINK)

TAMBUN SELATAN - BEKASI

Rabu November 22, 2017
Beranda  //  Pendidikan Jenjang Reguler Tingkat Menengah
02
Jun 2012
Print
Email

Tingkat Menengah

Ditulis oleh admin
Hits: 5130

Salah satu keunikan YAPINK terletak pada kesinambungan materi pelajarannya. Hal ini berarti jenjang pendidikan dasar merupakan persiapan dasar untuk menempuh pendidikan di tingkat menengah. Sejak awal siswa-siswi dipersiapkan untuk menguasai bahasa Arab dan materi keagamaan, agar pada saat masuk ke tingkat menengah mereka tidak kesulitan mengikuti proses pengembangan ilmu agama yang dirujuk langsung dari kitab-kitab salaf. Berbagai materi pendukung sudah diajarkan sejak tingkat dasar, seperti kemampuan membaca dan menulis bahasa Arab, penguasaan gramatika dasar bahasa Arab (nahwu-shorof), dan lain sebagainya.

Saat masuk ke tingkat menengah, banyak materi pelajaran yang merupakan lanjutan dari materi-materi di tingkat dasar. Sebagai contoh, untuk materi fiqh, dilanjutkan langsung ke kitab Fathul Qarib dan Fathul Mu'in, sementara materi nahwu yang sebelumnya menggunakan kitab Al-Ajurumiyah disempurnakan dengan kitab Qawa'id al-Lughah al-'Arabiyah, Alfiyah Ibnu Malik, dan Syarh Ibnu 'Aqil. Materi-materi lainnya juga banyak yang berkesinambungan. Karena itu, agar dapat menghasilkan pemahaman yang utuh, sangat direkomendasikan untuk melanjutkan ke tingkat menengah, agar tidak perlu memulai kembali dari awal.

Saat ini YAPINK mengelola 2 jenis unit yang membidani pendidikan tingkat menengah, yaitu Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah (1 paket, 6 tahun), dan SMP-SMA (1 paket, 6 tahun). Semua jenjang telah mendapatkan nilai akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM).

 

Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP

Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP merupakan unit pertama dalam tingkat pendidikan menengah, yang merupakan jenjang kelanjutan dari proses belajar di tingkat dasar. Secara umum, MTs YAPINK dan SMP YAPINK tidak memiliki perbedaan yang signifikan, kecuali mengenai penerapan porsi bobot materi pelajaran. Untuk MTs, materi agama mendominasi 60% dan materi umum 40%, sedangkan untuk SMP berbanding terbalik. Perbedaan ini dibuat dalam rangka memberikan pilihan kepada wali siswa, mana yang menjadi prioritas sehingga menghasilkan keunggulan yang berbeda pada masing-masing unit meskipun tidak secara mutlak. Baik MTs maupun SMP, keduanya mendapatkan bimbingan pengetahuan agama dan umum yang memadai.

mts putri

 

mts putra

 

Materi pendidikan agama di dua unit tersebut menggunakan standar dari Kementerian Agama (Kemenag). Khusus untuk MTs, selain mengadopsi standar dari Kemenag juga ditambah dengan kurikulum Al-Azhar As-Syarif Kairo dan materi-materi kepesantrenan. Karena itu, nuansa bahasa Arab dan kitab kuning cukup kental di kalangan siswa-siswi MTs. Sementara untuk pendidikan umum, dua unit tersebut menggunakan standar kurikulum dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas).

smp putri

 

smp putra

 

Siswa-siswi MTs dan SMP diikutsertakan dalam Ujian Nasional, dan mendapatkan ijazah legal dari pemerintah. Khusus untuk siswa-siswi MTs, mereka mendapatkan ijazah ganda. Selain memperoleh ijazah nasional, mereka juga diberikan ijazah lokal berbahasa Arab yang berisi nilai hasil belajar materi-materi agama. Dengan demikian, masing-masing unit diberikan porsi yang sesuai, sehingga masing-masing memiliki nilai tambah dalam bidangnya dan karakteristik yang khas.

 

Madrasah Aliyah (MA) dan SMA

Tidak berbeda dengan tingkat sebelumnya, dua unit pendidikan menengah fase kedua yang dikelola oleh YAPINK memiliki kekhasan masing-masing. Siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) bergelut dengan materi agama yang diterapkan 60%, dan bimbingan materi umum 40%, sedangkan siswa-siswi SMA lebih dominan materi umumnya. Fase kedua ini merupakan fase tertinggi dalam domain pendidikan utama, sekaligus sebagai persiapan untuk melangkah ke jenjang perguruan tinggi. Karena itu, siswa-siswi dipersiapkan dengan ilmu dan pengalaman yang matang, bimbingan intensif tentang etika dan akhlak mulia, sehingga mereka mampu menjadi duta-duta kebanggaan YAPINK dalam prestasi dan moralitas.

ma putri

 

ma putra

 

Pada sisi materi pelajaran, siswa-siswi MA dan SMA masih melanjutkan pelajaran yang telah diperoleh dari tingkat MTs/SMP. Dalam fase ini, mereka dituntut berperan lebih aktif dan dinamis sehingga pola pembelajaran lebih diarahkan kepada metode interaktif. Mulai fase ini, siswa-siswi dibimbing untuk dapat membaca kitab kuning sendiri, memprioritaskan belajar dengan cara diskusi, dan teknik-teknik lainnya yang bertujuan untuk membentuk karakter mental yang handal, kepercayaan diri yang kuat, dan kemampuan yang matang. Dengan pembinaan ini, diharapkan mereka siap berkiprah di masyarakat pada saat mereka lulus, dan mampu mentransfer kembali segala ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam proses studi di YAPINK.

sma yapink

 

Siswa-siswi MA dan SMA juga diikutsertakan dalam Ujian Nasional. Sebagaimana siswa-siswi MTs, siswa-siswi MA juga mendapatkan ijazah ganda, yakni ijazah nasional dan ijazah lokal berbahasa Arab. Ijazah lokal MA YAPINK memiliki keistimewaan, karena ijazah ini telah memperoleh mu'adalah (sudah melalui proses persamaan) dengan ijazah Tsanawiyah (di Indonesia: Aliyah) Al-Azhar As-Syarif Kairo, sehingga siswa-siswi MA YAPINK memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi di Al-Azhar University Kairo Mesir. Selain diakui oleh Al-Azhar, ijazah MA YAPINK juga dapat digunakan untuk melanjutkan studi di Universitas Islam Madinah KSA, Universitas Az-Zaytunah Tunisia, dan berbagai universitas Islam di tanah air. []

 

Indonesian Arabic Dutch English French German Japanese

Login Anggota

Statistik Kunjungan

Hari ini17
Kemarin51
Minggu ini115
Bulan ini978
Total105767

Saat ini ada 30 tamu dan 0 anggota online

VCNT

Khazanah YAPINK

Arsip Posting